Kamis, 06 Mei 2010

Klasemen Sementara - MotoGP Spanyol 2010

Sumber gambar : www.motogp.com

MotoGP Spanyol: Tekuk Pedrosa, Lorenzo Luar Biasa

Sumber gambar : www.motogp.com

Jorge Lorenzo tampil luar biasa di negaranya sendiri. Ia memastikan kemenangan di lap terakhir MotoGP Spanyol, mengalahkan Dani Pedrosa setelah terlebih dahulu menaklukkan Valentino Rossi.


Lorenzo benar-benar memukau karena ia membuat perubahan besar sekitar tujuh lap terakhir. Setelah melewati Rossi yang tampak tidak prima, ia juga membuat Pedrosa gigit jari karena sudah nyaris memenangi perlombaan.

Di tiga lap terakhir Lorenzo sudah merapat ke Pedrosa, yang sejak start tak terkejar pembalap-pembalap lain. Setelah gagal di beberapa kesempatan, Lorenzo akhirnya berhasil mengalahkan rider Repsol Honda itu di lap terakhir!

Catatan waktu yang dibuat Lorenzo adalah 45 menit 17,538 detik. Pembalap tim Fiat Yamaha ini pun mengoleksi kemenangan pertamanya di musim ini, setelah di seri pertama di Qatar hanya menjadi runner up Rossi.

Pedrosa harus puas dengan podium dua di Jerez, dan urung mengangkat Honda ke tangga teratas. Di Qatar capaian terbaik pabrikan tersebut cuma nomor tiga atas nama rekan setimnya, Andrea Dovizioso.

Adapun Rossi, yang start dari posisi keempat, berhak menduduki tempat ketiga, namun posisinya di klasemen sementara turun ke urutan dua di bawah Lorenzo.

Jalannya balapan

Pedrosa mengamankan posisi terdepan sebagai pemegang pole. Rossi start dengan baik dan maju dua grid dari posisi awalnya di peringkat keempat. Nicky Hayden mengikuti di urutan ketiga, lalu Lorenzo dan Casey Stoner.

Di lap kedua Loris Capirossi out setelah menyasar ke gravel. Beberapa lap kemudian Ben Spies mengikuti jejak buruk itu karena masalah ban. Kelak hanya mereka berdua yang tidak menyelesaikan lomba.

Di depan, Pedrosa tampak makin mantap performanya. Perlahan tapi pasti ia mulai menjauhi lawan-lawan terdekatnya. Namun tidak demikian dengan Lorenzo. Di lap kedelapan ia berhasil mengalahkan Hayden dan mengambil posisi ketiga.

Hingga pertengahan lomba tidak ada insiden yang terlalu istimewa. Pedrosa makin nyaman di depan, Rossi mulai "tersengal-sengal" untuk mendekati pembalap Spanyol dari tim Repsol Honda itu.

Setelah memasuki 20 putaran, balapan di depan mulai berubah berkat Lorenzo. Ia memberi tekanan besar pada Rossi dan di lap 22 berhasil menaklukkan rekan setimnya itu. Rossi tidak cukup kuat untuk memberi tekanan balik.

Laju Pedrosa semakin kencang. Pedrosa yang sempat terlihat akan mengunci kemenangan, ternyata mampu ia pepet. Di lap 24 mereka sudah begitu dekat. Pedrosa begitu terancam.

Sedikitnya tiga kali Lorenzo berusaha mengalahkan rivalnya itu baik di tikungan maupun trek lurus, tapi Pedrosa mampu menahannya dengan susah payah. Namun, ketika balapan memasuki lap terakhir, performa Lorenzo mencapai klimaks. Ia berhasil menaklukkan lawannya itu di tikungan.

Itulah momen kemenangan Lorenzo dan memang demikian adanya setelah ia melewati garis finish. Ia pun menambahkan jumlah kemenangannya menjadi enam, dan merayakannya dengan menceburkan diri ke sebuah kolam di pinggir sirkuit, menciptakan pesta sangat menarik di Jerez, di depan suporternya sendiri.

Sumber gambar : www.motogp.com

Hasil MotoGP Spanyol:

1. Jorge Lorenzo Yamaha 45 menit 17.538 detik
2. Dani Pedrosa Honda + 0.543
3. Valentino Rossi Yamaha + 0.890
4. Nicky Hayden Ducati + 9.015
5. Casey Stoner Ducati + 10.034
6. Andrea Dovizioso Honda + 23.144
7. Mika Kallio Pramac Ducati + 34.489

8. Marco Melandri Gresini Honda + 34.687

9. Randy de Puniet LCR Honda + 36.160
10. Alvaro Bautista Suzuki + 36.791

11. Marco Simoncelli Gresini Honda + 37.155
12. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 38.260

13. Hector Barbera Aspar Ducati + 38.371
14. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda + 1m02.052
15. Aleix Espargaro Pramac Ducati + 3 lap


Tidak finish

Ben Spies Tech 3 Yamaha 7 lap

Loris Capirossi Suzuki 2 lap

Sumber artikel :
www.detik.com

Kualifikasi MotoGP Spanyol: Pedrosa Pole, Rossi Start Keempat

Sumber gambar : www.motogp.com

Dani Pedrosa bikin publik Jerez berharap besar setelah si rider Honda asal Spanyol itu mencatat waktu tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Spanyol. Pedrosa dikuntit Jorge Lorenzo, Casey Stoner. Sementara Valentino Rossi start di belakang ketiga pembalap tersebut.


Pada sesi kualifikasi, Sabtu (1/5/2010), Pedrosa mengemas waktu satu menit 39,202. Capaian tersebut tak kuasa dilampaui para rivalnya dan dia pun dipastikan start terdepan dalam balapan, Minggu (2/5/2010).

Lorenzo yang juga kelahiran Spanyol menjadi pembalap kedua tercepat dalam sesi ini. Pembalap Yamaha yang jadi runner-up pada seri pertama di Qatar tersebut terpaut 0,285 detik dari Pedrosa.

Stoner yang membela Ducati dan tak kuasa mengemas angka pada seri pertama berhasil start di belakang Lorenzo dan Pedrosa setelah mencatat waktu terbaik ketiga. Dia pun melengkapi tiga pembalap yang start di baris paling depan.


Sementara itu juara seri pertama sekaligus juara MotoGP musim lalu, Valentino Rossi, hanya akan start di posisi empat dalam balapan nanti. Capaian waktu Rossi ditempel oleh Nicky Hayden dari Ducati yang akan start di posisi lima, dan Randy de Puniet (Honda LCR) pada posisi enam.


Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol:

Posisi-Pembalap-Tim-Waktu

1 Dani PEDROSA Repsol Honda Team 1'39.202

2 Jorge LORENZO Fiat Yamaha Team 1'39.487

3 Casey STONER Ducati Marlboro Team 1'39.511
4 Valentino ROSSI Fiat Yamaha Team 1'39.558
5 Nicky HAYDEN Ducati Marlboro Team 1'39.560

6 Randy DE PUNIET LCR Honda MotoGP 1'39.591

7 Colin EDWARDS Monster Yamaha Tech 3 1'39.970

8 Ben SPIES Monster Yamaha Tech 3 1'39.989

9 Andrea DOVIZIOSO Repsol Honda Team 1'40.021

10 Marco MELANDRI San Carlo Honda Gresini 1'40.027

11 Loris CAPIROSSI Rizla Suzuki MotoGP 1'40.206

12 Hiroshi AOYAMA Interwetten Honda MotoGP1'40.322

13 Alvaro BAUTISTA Rizla Suzuki MotoGP 1'40.416

14 Hector BARBERA Paginas Amarillas Aspar 1'40.482

15 Aleix ESPARGARO Pramac Racing Team 1'40.555

16 Marco SIMONCELLI San Carlo Honda Gresini1'40.586

17 Mika KALLIO Pramac Racing Team 1'40.803


Sumber artikel :
www.detik.com

Jelang MotoGP Spanyol: Rossi Akui Tak Bisa Beraksi 100%

Sumber gambar : www.motogp.com

Para fans Valentino Rossi dan kubu Fiat Yamaha tengah harap-harap cemas. Punggung Rossi ternyata masih nyeri sehingga dia takkan bisa tampil 100 persen di Jerez.


Rossi mendapat cedera pada punggung setelah jatuh usai ber-motocross di Pesaro, Italia. Walau awalnya dikabarkan tak cedera serius, juara bertahan MotoGP ini sempat terancam absen pada seri kedua di Motegi.


Beruntung balapan MotoGP Jepang itu urung dihelat karena letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia, dan harus dimundurkan jadwalnya. Alhasil balapan langsung beralih ke seri ketiga di Jerez, yang kini menjadi seri kedua, membuat Rossi dapat beristirahat lebih lama.

Meski demikian, sampai saat ini Rossi ternyata belum pulih benar dan takkan fit saat balapan dilangsungkan pada hari Minggu (2/5/2010).

"Punggungku masih sakit dan kita akan lihat pada sesi latihan bebas pertama apa aku bisa tetap berada di atas motor. Yang pasti aku takkan 100 persen," ucap Rossi seperti dikutip Reuters.

Ini jelas bukan kabar baik mengingat sebelumnya Rossi sudah memulai musim ini dengan luar biasa usai tampil jadi juara pada seri pertama di Qatar. Rossi membawa Yamaha finis 1-2 dengan Jorge Lorenzo ada di tempat kedua.

Sumber artikel :
www.detik.com

'800cc vs 1000cc? Kedengarannya Agak Gila'

Sumber gambar : www.motogp.com

Tahun 2012 MotoGP akan mementaskan laga 800cc kontra 1000cc. Pembalap Ducati Nicky Hayden menilai ide ini terdengar sedikit gila.


Di musim 2012 kapasitas mesin MotoGP ditingkatkan menjadi 1000cc. Tapi karena pengembangan mesin baru dalam waktu singkat akan memakan banyak biaya, tim boleh menggunakan mesin 1000 cc atau 800 cc.


Hayden sendiri, meski mengaku belum memahami secara detil soal rencana tersebut memberikan penilaiannya.

"Saya tidak paham: akan ada dua motor dengan kapasitas mesin berbeda. Menurut saya, ide itu sedikit terdengar gila," demikian Hayden seperti dikutip dari Visordown.

"Saya tidak memberikan perhatian banyak akan hal ini, sampai aturan tersebut sudah hitam dan putih (sudah pasti). Sungguh, saya tidak mengikuti bagaimana jalannya rencana ini dengan intens," tambah pembalap berjuluk Kentucky Kid itu.

Hayden secara pribadi mendukung MotoGP untuk kembali beralih ke 1.000cc. "Saya senang dengan ide untuk kembali ke 1000cc. Sebagai rider, saya menilai ada perbedaan dalam hal bore dan stroke," tukas pembalap asal Amerika Serikat tersebut.

Hayden merupakan juara dunia tahun 2006, ketika itu MotoGP masih menggunakan mesin 1.000 cc.

Sumber artikel :
www.detik.com